Islam merupakan agama samawi yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.melalui malaikat Jibril.Islam juga merupakan agama yang rahmatan lil alamin yaitu rahmat bagi seluruh alam semesta ini, mengajarkan apa artinya saling menyayangi, mengasihi dan melindungi semua umat manusia.Allah SWT.berfirman ‘Wahai manusia sungguh kami telah menciptakan kamu dari seorang laki – laki dan seorang perempuan, Kemudian kami jadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku – suku agar kamu saling mengenal.Sungguh, yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.Sungguh Allah Maha Mengetahui, Maha Meneliti.’

          Ayat tersebut menjelaskan bahwasanya kita diciptakan Allah dengan latar belakang yang berbeda, dengan asal yang berbeda bahkan dengan keyakinan yang berbeda, namun kita tetap harus menjalin menyayangi, mengasihi dan rasa toleransi kepada siapapun itu diluar konteks aqidah.Rosulullah SAW.bersabda bahwasanya disebutkan dalam suatu riwayat ‘Sesungguhnya Allah hanya menyayangi hamba – hamba-Nya yang penyayang.’ (H.R At – Thabrani).

          Baru – baru ini di belahan bumi Asia Tenggara tepatnya di negara Filipina terjadi pengeboman gereja di kota Jolo,Filipina yang diisukan pelakunya underbow dari organisasi ISIS dan merupakan pasangan suami istri dari negara Indonesia.Mengutip informasi yang diberikan oleh saksi dan sumber yang tidak diungkapkan, Menteri Dalam Negeri Filipina, Eduardo Ano mengatakan, serangan tersebut dilakukan dengan bantuan kelompok yang terkait dengan ISIS,dia yakin seorang pria dan istrinya yang berwarganegara Indonesia berada di belakang serangan di Jolo yang mayoritas muslim. Serangan ini menewaskan 22 orang dan melukai lebih dari 100, termasuk warga sipil dan tentara.

          Menurut sumber lain, ABS CBN News, Filipina.Serangan bom bunuh diri di Jolo terjadi beberapa hari setelah referendum yang diikuti 2,8 juta orang menyepakati pembentukan Wilayah Otonomi Bangsamoro di wilayah Filipina selatan, daerah berpenduduk Muslim terbesar di negara tersebut.Mayoritas pemilih menyetujui pembentukan itu, tetapi para pemilih di Provinsi Sulu yang mencakup Jolo, berbeda. Penduduk daerah itu menolak otonomi khusus tersebut.

          Namun pada kenyataanya Kepala Kepolisian Filipina, Jenderal Oscar Albayalde mengemukakan Lima anggota kelompok milisi Abu Sayyaf (organisasi militan yang terkenal kerap melakukan penculikan di bagian selatan Filipina) yang diyakini berada di balik serangan bom terhadap sebuah gereja Katolik di Jolo, Filipina selatan, terpaksa menyerahkan diri agar tidak tewas dalam operasi gabungan militer – polisi setelah pengeboman.

          Pandangan islam dalam menyikapi masalah pengeboman yang terjadi di Filipina menurut buku Himayatul Kanais Fil Islam adalah :

1. 1.Islam menghargai kebebasan berkeyakinan, dalam artian islam tidak mengekang dan tidak memaksakan setiap orang harus masuk islam.Islam itu agama yang damai tidak ada unsur kekerasan, kekejaman dan ancaman dalam hal mengajak orang masuk islam.

2. 2.Rasulullah SAW.sendiri melarang umat islam merusak Gereja, dimaksudkan selain gereja ialah tempat – tempat ibadat umat beragama lainnya.Karena Allah juga berfirman dalam Q.S Al Kafirun ‘Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku’ jadi kita tidak boleh untuk saling ganggu dalam hal ibadah.

3. 3.Islam meletakkan kaidah bahwa muslim dan non muslim memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga, berhak dilindungi dan wajib melindungi sesama.Di dalam undang – undang RI juga di atur bahwa ‘Setiap warga negara wajib memeluk satu agama dan menjalankannya masing – masing’

4. 4.Melukai non muslim yang dilindungi  keselamatan jiwanya sama saja melukai Allah SWT.karena mereka merupakan makhluk ciptaan-Nya.

5. 5.Jika umat islam diserang oleh non muslim, maka umat islam berhak jihad membela diri.Namun dalam jihad tidak boleh memerangi para pendeta, perempuan, dan anak-anak.Karena islam telah mengatu sedemikian rupa dengan jelas bagaimana menyikapinya.

Jadi,kita sebagai umat islam dan sebagai manusia yang berpikir dapat mencerna masalah – masalah yang terjadi sehingga tidak terjadi kesalahan dalam mendapatkan informasi.Ketika sesuatu terjadi karena ulah manusia maka jangan salahkan agamanya, jangan salahkan lembaga nya, jangan salahkan almamaternya tapi kita patut salahkan oknum yang melakukannya.