Masalah konflik sangat sering terjadi di daerah daerah Timur Tengah dari daerah Yaman,Eritrika,Suriyah,Palestina dari permasalahan permasalahan  politik, budaya, aqidah.

            Memang banyak yang menyangka atau memdapati konflik di luar di Timur Tengah itu ada hubungannya dengan politik. Tapi ada hal lain permasalahan konflik itu timbul dalam konstek aqidah. Dimana konflik konflik di timur tengah terjadi juga dalam perbedaan aqidah. Dapat kita lihat dari berita di medsos di suriyah misalnya, dimana aliran aliran syiah atau rezeim basar asad dengan kejamnya membantai umat umat islam di Negara itu.

            Dalam hal hal tersebut sangatlah wajar karena sudah tercantumkan dalam surah al baqoroh (120) yang artinya “dan orang orang yahudi dan nasoro tak akan rela kepadamu (Muhammad) sampai mereka mengikuti agama mereka…” jadi orang orang kafir tersebut tak akan rela, akan berbuat sabisa mungkin untuk menjadikan orang orang mukmin itu beralih ke agama mereka dengan cara apapun seperti dekriminasi terhadap Negara Negara islam khususnya di timur tengah .

            Berawal dari konflik di suriyah, sejak tahun 2012 sampai saat ini konflik di suriyah belum selesai karna rezim bashar al asad selalu menekan dan menjajah muslim suriyah disaat itu. bashar al asad  yang sangat angkuhnya mengaku dirinya sebagai tuhan akan menindas orang orang yang enggan sujud atau menyembah nya  

            Beda halnya ketika konflik tersebut terdapat permasalahan permasalahan budaya seperti perbedaan madzhab atau suku . Di yaman misalnya, setiap harinya pasti ada suara baku tembak karna di yaman untuk permasalahan antar suku saja mereka sudah sampai peperangan.

            Kemudian yang mungkin sekarang yang lagi keluar di media social yaitu tentang warga eritria terancam konflik. Pada hari rabu kemaren warga eritria yang tinggal di Negara tetanga ethitopia melakukan demonstrasi karna deskriminasi terhadap warga eritria, Republika.co.id,addis alaba.

Cara pandang islam untuk menanggapi permasalahan ini :

          Dalam sejarah nabi ketika itu rasulullah sangatlah bersabar ketika ummatnya kaum muslimin saat itu tengah di siksa oleh kafir quraish, beliau menasehati kepada kaumnya untuk bersabar maka kau akan masuk jannah, jadi hal yang pertama untuk menanggapi permasalahan tersebut adalah bagaimana cara mereka untuk bersabar dan bersabar  atas hal hal yang menimpa terhadap mereka dan allah SWT berfirman dalam qurannya surat ali imron ayat terahir “ wahai orang yang beriman berabarlah,tambahlah kesabaranmu dan ribatlah , dan bertaqwa lah kepada allah agar akan beruntung. Jadi disamping kesabaran juga harus selalu bertaqwa kepada allah.

 

          Melakukan perlawanan yang biasa kita sebut dengan jihad. Jihad melawan pemberontak, penjajah yang telah merampas dari jiwa, raga, dan harta. Karna jika tidak ada perlawanan maka umat islam terus akan di jajah,ditindas.