Manusia hidup ditemani berbagai hal, baik yang hidup yang mati. Manusia lahir dengan ketidaksendirian, lahir ke dunia (baca: bumi) pun melalui orang lain, baik secara alamiah maupun secara medis. 

Namun, ada satu hal yang pasti bahwa manusia memiliki kesempatan menyendiri. Menyendiri ketika tidak satupun suara manusia terdengar, tidak satupun suara binatang berkicau, dunia terasa sunyi. 

Saat itulah, bisikan tanpa suara merasuk ke dalam jiwa tanpa permisi melewati telinga. Saat itulah, keteguhan iman diuji, kedalaman ilmu diuji, hingga memilih setia pada iman atau beranjak kepada kesesatan. 

Belajar menyendiri bukan berarti asosial, tapi belajar teguh diatas keyakinan Islam baik ketika suasana rami maupun ketika suasana sunyi.