Assalamualaikum Warahmatullah Wabarokatuh

Sebelum saya menyampaikan cerita ini ijin kan saya untuk memperkenalkan diri  terlebih dahulu nama saya Ridho Syahwafar, akrab di panggil Ridho atau kalau di kampus itu di panggil Syahwafar terkadang Far, terkadang banyak yang memanggil saya Aktivis Kampus.

Sebenarnya aku tidak terlalu percaya diri dipanggil seorang aktivis, hehe.Terkadang saya juga sering di katain. ‘Eh,Far jangan fokus ke organisasi nanti kuliah kamu kacau balau’. Padahal mereka gatau organisasi yang sedang aku geluti ‘ Haha salah besar kamu anak muda ini adalah Pelajar Islam Indonesia salah satu organisasi kepemudaan yang tertua di Indonesia’, organisasi yang telah banyak menorehkan prestasi dan peradaban di Indonesia, Sudah banyak bahkan ratusan malahan ribuan pemimpin yang lahir dari rahim organisasi ini, gagasan dan pemikirannya dipakai untuk kemajuan pendidikan dan menjaga kebudayaan negeri.’dalam benakku seolah beragumen mengolak celutakkan lugu temanku.

Pelajar Islam Indonesia bagi ku adalah sebuah wadah untuk berproses dan belajar,bagaimana cara untuk mengikhlaskan diri untuk menjadi abdi Ilahi. Bagaimana kita belajar untuk memberi tanpa mengharap balasan apapun.berani untuk hal-hal yang baru kita pelajari.

Awalnya aku masuk Pelajar Islam Indonesia di mulai kakak senior yang mengajak untuk mengikuti pesantren kilat, eh ternyata ini bukan pesantren yang biasanya ku ikuti di sekolah, tak seperti yang ku bayangkan dan aku mulai penasaran dan tertarik untuk mencari tau lagi seluk-belik PII dan jadilah aku yang sekarang.Seorang kader PII biasa yang ingin mengabdi untuk Agama dan Negeri.

 

Komentar yang membangun dari sahabat sangat berguna buat saya, terima kasih.