Muhammad Amri Siregar seorang Mahasiswa Aceh, Asal Rantauprapat ujar beliau :”Pemkab labuhanbatu setelah diskusi harus langsung action.”
Pemkab labuhanbatu mengatakan dalam waktu dekat akan menyiapkan paket sembako untuk keluarga kurang mampu yang ada di labuhanbatu. Anggaran tersebut sudah disiapkan oleh pemkab labuhanbatu sebesar Rp. 20 miliar terkait penangnan virus corona covid-19.
Sampai saat ini pemkab labuhanbatu tidak merealisasikan apa yang sudah disiapkan. Dan pemkab labuhanbatu baru-baru ini juga mengatakan bahwa paket sembako tersebut akan diberikan kepada kawan-kawan jurnalis. Jadi setelah pemkab mengatakan seperti itu saya berfikir, apakah kawan-kawan jurnalis bukan masyarakat juga ya? Ya seharusnya diberikn paket sembako tersebut seperti masyarakat-masyarakat lainnya? Tidak ada yang membedakan. Jadi saya selaku mahasiswa dan juga masyarakat labuhanbatu meminta kepada pemkab labuhanbatu terkhusus kepada bupati labuhanbatu Bpk. H. Andi Suhaimi Dalimunthe, S.T., M.T.
Agar segera memberikan bantuan kepada masyarakat labuhanbatu khususnya kepada masyarakat kecil yang jauh sekali keterbatasannya apalagi masyarakat pedesaan.
Karena, masyarakat kecil itu tidak butuh masker. Yang dibutuhkan adalah bantuan dari pemerintah berupa sembako untuk keberlansungan hidup.
Dan saya juga menyarankan kepada pemkab labuhanbatu, ditengah pandemic corona virus ini seharusnya pemerintah berupaya untuk meningkatkan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk meningkatakan pendapatan daerah labuhanbatu.
terakhir, kami juga sebagai masyarakat bagaimana cara efektif untuk mengedukasi masyarakat khususnya masyarakat desa yang memilki ekonomi lebih untuk mendonasikan hartanya membantu pemerintah atau instansi lain dibidangnya untuk bersama kita berupaya menangani wabah corona virus disaat sekarang ini.