Yogyakarta Besar – Pelantikan Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kabupaten Gunungkidul di Gedung Aula DInas Pendidikan,Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Gunungkidul, Wonosari Ahad (17/3). Pelantikan PD PII Gunungkidul setelah melewati masa vakum kurang lebih selama 4 tahun, kini dilantik Pengurus Daerah dan dua Badan Otonom, Korps PII Wati dan Brigade yang telah dibentuk saat Konferensi Daerah bulan Februari yang lalu.

Dilantik pada pelantikan ini Dhea Abidah Hanum sebagai Ketua Umum PD PII Gunungkidul, Noor Kholid Assakin sebagai Koordinator Daerah Brigade PII Gunungkidul, Mufidatun Nashiroh sebagai Koordinator Daerah PII Wati Gunungkidul beserta jajaran pengurus.

Hadir pada seremoni Pelantikan PD PII Gunungkidul ini Iskanto, Alumni atau Keluarga Besar PII tahun 1959, Bahron Rosyid, S.Pd, M.M, selaku Kepala Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunungkidul dan jajaran Pengurus Wilayah PII Yogyakarta Besar.

“Pelajar harus membaca dunia yang bergerak sangat cepat secara akurat untuk menghasilkan ide ide gerakan yang bermanfaat untuk ummat.” Ungkap Azzam Al Ghozali selaku Ketua Umum PW PII Yogyakarta Besar.

“PII harus tetap menjaga jati diri sebagai kader ummat dengan munjunjung tinggi kalimatillah untuk mewujudkan izzul islam wal muslimin.” Iskanto unkapnya selaku perwakilan Keluarga Besar PII Gunungkidul.

Bahrun Rosyid Selaku Kepala Dinas Dikpora juga menguatkan para pengurus agar memaknai PII sebagai tempat berlatih, yang dimana adah wadah berjuang dan berdakwah maka masuklah.

 “Bahwa untuk mengejar kuda harus dengan kuda, yang artinya pelajarlah yang paling tepat untuk menggarap pelajar sebagai sesama sarana.” Dhea Abidha Hanum  terang saat sambutannya.