Supel.Id, Bandung. – Keluarga Besar Persatuan Islam (Persis) menggelar silaturahim akbar di Monumen Perjuangan Kota Bandung, Jawa Barat. Sabtu (24/2).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persis, K.H. Aceng Zakaria berharap pelaksanaan silaturahim akbar keluarga besar Persis bisa semakin mempererat kesatuan dan persatuan antar umat, serta mendukung sekaligus mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah.

“Pesannya yang ingin kami sampaikan dalam silaturahmi akbar ini untuk mempererat kesatuan, persatuan antar umat Islam dan mendukung serta mengawal kebijakan pemerintah,” ujar K.H Aceng Zakaria.

Menurutnya, umat Islam di seluruh Indonesia harus saling menjaga dan memberikan keamanan antar umat beragama terkhusus sesama muslim.

Lebih jauh K.H. Aceng Zakaria mengatakan, umat Islam harus hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. “Bahkan, bukan hanya memberi manfaat kepada sesama manusia melainkan juga lingkungan, pepohonan, maupun hewan,” tegasnya di acara yang dihadiri oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian.

Mengutuk Keras Upaya Teror Kepada Alim Ulama Maupun Ustadz.

Sebagai ormas Islam yang menekankan rahmat bagi seluruh alam sehingga Persis mengutuk keras adanya upaya teror kepada alim ulama maupun ustadz. “Sungguh aneh tokoh-tokoh agama, alim ulama maupun ustaz yang terkena intimadisi, diteror, bahkan dibunuh. Tapi kita harus berterima kasih kepada orang gila karena telah menyadarkan aparat pemerintah dan umat untuk menjaga pesantren dan ulama,” katanya.

Sedangkan Kapolri Tito Karnavian mengatakan, dalam pembangunan bangsa banyak tantangan baik dari dalam maupun luar. “Jangan sampai Indonesia seperti Uni Soviet maupun Yugoslavia yang hancur berantakan. Jangan sampai pula Indonesia seperti Syria maupun Irak yang hancur lebur,” katanya.

Tito berharap Persis memberikan sumbangsih yang lebih besar dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak termasuk kepolisian. “Saya perintahkan kepada jajaran kepolisian untuk bersilaturahmi dan menjalin kerja sama dengan jajaran Persis di semua tingkatan,” ujarnya.

(red.ads)