Oleh : Muhammad Rabih (Ketua I Bidang kaderisasi PD PII Tangerang Kota)

Dalam hidup tentu terdapat begitu banyak pilihan, bahkan kita sampai tidak bisa membedakan mana yang pilihan dan mana yang sudah di takdirkan, perihal rezeki, hidup kaya dan miskin, kita harus sadar keduanya bukanlah pilihan, kadang kita tidak sadar, kaya dan miskin itu bisa kita dapatkan secara mendadak, banyak kejadian orang kaya 7 turunan mendadak miskin 14 turunan, atau sebaliknya, orang miskin mendadak kaya. Banyak orang terlahir kaya tanpa berusaha, banyak orang mati miskin meski dari lahir hidup tanpa berhenti berusaha.

Ternyata dalam hidup “kaya” dan “miskin” bukan itulah masalahnya, bukan juga tujuannya. dalam agama sudah di jelaskan kehidupan setelah kematian yang tentu relevan dengan kehidupan sekarang (di bumi), dimana hanya ada 2 tempat setelah itu yaitu “surga” (tempatnya orang baik senang senang sepuasnya) dan “neraka” (tempatnya orang jahat disiksa sekeji-kejinya), dan semua manusia sepakat surgalah tujuan kita.

Jika surga tempatnya bersenang-senang, lalu sekarang untuk apa kita bersenang-senang tanpa batas di bumi ini? Kita semua harus sadar bumi di ciptakan beserta ruang dan waktu yang ada di dalamnya untuk manusia bisa merasakan nikmatnya berusaha, bergerak dan berjuang,karna itulah hakekatnya kita ada dan di ciptakan dan mereka yang hanya memilih berdiam, bermalas-malasan, berfoya-foya adalah yang merugi, dan bahkan mungkin ketika kita di surga kita akan merindukan kegiatan-kegiatan yang hanya bisa di lakukan di bumi, seperti sholat, berbuat kebaikan, bekerja, tolong menolong, berusaha bertahan hidup, dan banyak lagi. Dan mereka yang tidak pernah melakukan hakekatnya sebagai manusia di bumi, akan menyesal entah di surga ataupun di neraka.

Di bumi Allah S.W.T banyak hal yang bisa kita lakukan, salah satunya bekerja, berkerja merupakan salah satu pilihan benar yang kita