Jakarta,
Kemenkop UKM dan Kemenpora  mengajak generasi pemuda Islam agar dapat memanfaatkan akses permodalan yang digulirkan pihak swasta.

Hal tersebut disampaikan Luhur Prajarto, Asisten Deputi Permodalan Kemenkop UKM melalui kegiatan Fucus Group Discussion (FGD), kerjasama Kantor Staff Kepresidenan (KSP) dengan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) di Pusdiklat Kemensetneg, Jumat 26 Januari 2018

Luhur menerangkan, banyaknya pihak swasta yang mengembangkan program enterpreneurship harus ditangkap generasi muda Islam sebagi peluang.

“Ada banyak pihak swasta yang ikut program Enterpreneur, rata-rata mereka tidak pengembangan SDM melalui diklat-diklat, bahkan saat ini banyak swasta yang pro aktif membantu permodalan dan akses pasar,” paparnya.

Misalnya dalam pengembangan bidang Koperasi saja, Kemenkop Sendiri tidak banyak mendorong terbentuknya kelembagaan koperasi yang baru di bidang Simpan Pinjam, namun lebih menyasar penguatan kelembagaan koperasi yang memerankan sebagai Koperasi Produsen.

“Prinsipnya Kami dorong kelembagan koperasi yang berkualitas,” komentarnya.

Jadi melalui kegiatan FGD dengan PB PII tersebut, pihaknya mengajak generasi muda betul-betul proaktif dan profesional dalam menyusul proposal bisnis sehingga kreativitas dan inovasi bisnis pun menjadi andalan dalam persaingan.

Hal sama dijelaskan Supadi, Kabid Pemetaan dan Penelusuran IPTEK Kemenpora, menurutnya Kemenpora sendiri saat ini sedang banyak menggulirkan program yang dapat menstimulasi generasi muda yang mandiri.(gun)