Pada hari Kamis tanggal 07 Maret 2019 pukul 13.00 WIB di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Citarum, Kota Bandung, Jawa Barat telah terlaksana pembukaan Sidang Dewan Pleno Nasional Pelajar Islam Indonesia dengan Tema “Diseminasi Panca Daya PII Mengawal Peradaban Bangsa”  yang di selenggarakan oleh Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia.  SDPN PII dimeriahkan dengan beberapa rangkaian agenda, diantaranya seminar nasional, apresiasi seni budaya, dan forum persidangan. 

Setelah pembukaan SDPN berlangsung, peserta melanjutkan agenda persidangan di Local Education Center Cicalengka, Jawa Barat. Sidang Dewan Pleno Nasional dilaksanakan hingga tanggal 10 Maret  2019. Sidang Dewan Pleno Nasional merupakan institusi kekuasaan tertinggi Pelajar Islam Indonesia (PII). 

Dari 24 Provinsi yang hadir, terdapat provinsi baru yang resmi disahkan pada tanggal 25 Oktober 2012. Tak hanya itu, Pelajar Islam Indonesia baru pertama kalinya hadir di Kalimantan Utara dan diresmikan pada tanggal 28 Desember 2018 di Kecamatan Batik. 

Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Kalimantan Utara ikut andil dalam memeriahkan SDPN PII yang diselenggarakan di Cicalengka, Jawa Barat. Ada 2 delegasi orang yang mewakili Kalimantan Utara hadir di SDPN PII kali ini.  Perjalanan dari Kalimantan Utara hingga tiba di Bandung menghabiskan uang  dan waktu yang tidak sedikit. Namun tidak mengurangi semangat PW PII Kalimantan Utara untuk memeriahkan SDPN. 

 “Bahagia menjadi utusan perwakilan untuk menghadiri SDPN PII, sebuah kebanggaan dipercaya Kalimatan Utara. Banyak mendapatkan ilmu dari seminar dan belajar melatih kesabatan ketika menghadapi kemacaten di jalan. Kemudian lebih termotivasi lagi mengejar ilmu lebih dalam.   ”Ujar Bendahara Umum PW PII Kalimatan Utara Jurmiati di Cicalengka, Jum’at (08/03/19)

Sebagai seorang kader Pelajar Islam Indonesia, kita harus senantiasa insyaf dan sadar akan tanggungjawab dibalik identitas PII di dalam diri kita. Menjadi seorang Pelajar Islam Indonesia tidak hanya sebatas simbol, namun memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat pelajar.  [Kontributor : Yulia]