Dalam kesempatan kemarin, Pelajar Islam Indonesia (PII) Jakarta mendapat undangan audiensi bersama Walikota Jakarta Utara, dan beberapa lembaga, suku dinas lainnya, mebahas beberapa agenda pelatihan dan advokasi bagi pelajar di Jakarta Utara. (5/12)

Dalam kesempatan itu kami membahas beberapa permasalahan pelajar hari ini, mulai dari persoalaan issue krisis karakter, anak putus sekolah dan lainnya.

Yusuf salam (Ketua PII Jakarta) menyampaikan bahwa akhir desember ini PII Jakarta akan menyelenggarakan Indonesian Moslem Youth Leadership Training, diantaranya ada tahap Basic Training dan Intermediate Training, yang dimana teman-teman bisa daftar secara online melalui https://bit.ly/2B1hEgv

Dini Rosyanti (Ketua PII Wati Jakarta) juga sebagai badan otonom yang fokus terhadap bidang anak dan perempuan menyampaikan tentang bagaimana PII Wati Jakarta memberikan pelayanan Advokasi beasiswa bagi pelajar yang tidak mampu, karna dilapangan kami kerap masih menemukan anak-anak yang masih harus kerja untuk tetap bisa membiayai sekolah, kami kedepannya berharap anak-anak bangsa ini bisa lebih tenang, nyaman fokus sekolah dan belajar.

Bu Siti Sumiyati selaku Kabag. Kestra Pemkot Jakarta Utara menanggapi positif mengenai hal itu, “Kami sangat support adik-adik PII, kehadiran PII ini bagus adanya, kegiatan training di PII ini memang harus terus ada, dan kami juga akan berusa membantu dalam giat memberikan keringanan bagi para pelajar yang tidak mampu. Memberikan kegiatan positif bagi pelajar, disaat hari ini kita masih menghadapi krisis moral bagi pelajar, kami berharap adik-adik PII ini tetap semangat dan konsisten hadir memberikan manfaat bagi para pelajar”, begitu pungkasnya.