1.  

PII sebagai organisasi Islam memiliki konsepsi dan pemikiran aspek-aspek yang fundamental salah satu aspek yang fundamental itu adalah Islamic World View yang menjadi paradigma PII dalam gerakan PII.Islam memandang bahwa hakekat islam itu berserah diri kepada Allah SWT dengan penuh kepatuhan akan segala perintahnya . Islam juga memiliki sumber ajaran islam seperti Al-quraan yang merupakan sumber ajaran islam yang tertinngi yang menjadi rujukan dalam menfsirkan dan menyikapi realitas 

Memahami Alquran sebagai paradigma.Paradigma yang dipahami Thomas Kuhn,bahwa pada dasarnya realitas sosial itu di konstruksi oleh mode of thought  atau mode of knowing tertentu pula.Immanuel Kant menggangap bahwa cara mengetahui itu sebagai skema konseptual.Marx menamakannya sebagai ideology,dan Wittgenstein melihatnya sebagai cagar bahasa.Di simpulkan paradigma Al-quraan adalah konsep konstruksi pengetahuan yang memungkinkan memahami realistis sebagaimana Al-quraan memahaminya.

Konstruksi pengetahuan di bagun al-quraan memiliki tujuan dan hikmah atas perilaku sejalan dengan nilai –nilai normatif.Paradigma Al-quraan juga bisa berfungsi memberikan wawasan epistemologis.Dalam memahami Al-Quraan mendapatkan pemahaman dalam komprehesif yang mana bersifat meliputi seluruh aspek ,bersifat luas dan lengkap.Dengan menggunakan metode pendekatan sintetik analitik.Islam dalam memandang Al-quraan tercantum dalam surah Al-baqarah ayat 3 yaitu Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.Di jelaskan bahwa yang dibaca oleh Muhammad saw tidak ada keraguan  atau kebimbangan padanya bahwa ia benar-benar dari Allah SWT.

Kata Kunto statemen-statemen yang terdapat dalam Al-quraan Al-quraan dan hadist adalah nilai-nilai normatif.nilai normatif itu di bagi dua yaitu nilai-nilai praktis yang dapat di aktualkan dalam perilaku sehari-hari dan nilai –nilai yang harus di terjamahkan dulu  dalam bentuk teori sebelum di terapkan dalam perilaku.