KEBENARAN YANG SAKRAL

 

           Kebenaran adalah sesuatu yang tak akan pernah lenyap walaupun dia dilenyapkan tak kan hilang walaupun di terjang ombak  manusia tak ada henti-hentinya untuk berjuang mencari kebenaran dan kebenaran tak akan habis walaupun kita mencoba untuk menangkapnya.

           Menangkap kebenaran bukan hanya sekedar dengan logika maupun panca indra tapi kebenaran bisa didapatkan melalui wahyu yang aada yang telah tuhan ciptakan kepada kita jangan hanya bergelut dengan dialektika belaka untuk mencari sebuah kebenaran yang nyata tak selamanya kebenaran bersifat objektif saja ada kebenaran yang bersifat gaib yang hanya bisa kita dapatkan melalui keyakinan dan dan intuisi yang kita rasakan.

           Yaitu untuk mencari ketuhanan cukup diyakini dalam hati kemudian direalisasikan melalui kehidupan yang nyata, melalui pengamalan yang ada bukan hanya dengan teologi kita mendefinisikan kebenaran tanpa ada sebuah buktinyata dalam kehidupan, sama halnya kita mengetahui kebenaran benda namun tak pernah menggunakan fungsinya sebagai sarana fasilatas hidup kita.

           Contoh kongkritnya adalah ketika kita tahu pulpen itu buat menulis namun tak pernah kita menggunakan fungsinya sebagai alat untuk menulis, begitupun dengan kita tahu kebenaran tuhan kita, tapi kita tak pernah menggunakannya sebagai sarana dalam kehidupan sehari-hari kita.

            Kita percaya tuhan ada namun kita takpernah melakukan fungsi tuhan sebagai tuhan kita, terkadang kita terbengkalai dalam dunia keseharian kita, kita tahu solat sebagai sarana kita mengabdi kepada tuhan kita, tapi tak sering dan tak jarang kita melalaikan hal tersebut dalam kehidupan kita.

           Bahkan ketika solatpun kita tak pernah menghadirkan tuhan didalam solat ,  kita sering masih memikirkan dunia dan benda dalam solat kita, dalam buku filsafat ilmu dijelaskan bahwasannya paham materialisme, mereka tahu kebeneran sebuah benda tapi mereka tak pernah percaya akan kebenaran tuhan.

           Padahal kebenaran adanya tuhan bersifat sakral contoh kongkritnya adala ketika kita melakukan ritual solat sebelum kita melakukan ritual tersebut kita sering kali menyucikan diri terlebih dahulu ini bukti bahwa kebenaran tuhan besifat sakral.