ismail – [2010]
12.00

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

Dewasa ini teknologi semakin berkembang, contohnya internet.Siapasich jaman sekarang yang tak mengunakan intenet. Pada akhir Januari 2018 lalu, We Are Social dan Hootsuite, merilis data mengenai jumlah pengguna internet dan media sosial di dunia. Berdasarkan data itu, pengguna internet di dunia telah mencapai 4 miliar.

Selain banyak manfaatnya ada juga dampak buruk dan penyimpangan yang berasal dari internet salah satunya adalah kasus “Cyber Bully” atau penindasan dunia maya yang banyak dilakukan oleh anak atau remaja. Penindasan ini dilakukan dengan berbagai macam bentuk seperti pesan ancaman melalui surel, mengunggah foto yang mempermalukan korban, membuat situs web untuk menyebar fitnah dan mengolok-olok korban hingga mengakses akun jejaring sosial orang lain untuk mengancam korban dan membuat masalah. Motivasi pelakunya juga bermacam macam .Ada yang melakukannya karena marah dan ingin balas dendam, frustrasi, ingin mencari perhatian bahkan ada pula yang menjadikannya sekadar hiburan pengisi waktu luang.

Pakar komunikasi dan konsultan media sosial Nurhan Demirel menyatakan bahwa 42 persen populasi dunia adalah pengguna media sosial dan Sekitar 20 persen dari pengguna ini terkena cyberbullying setiap hari. Hal ini dapat menyebabkan korban mengalami Stress dan tekanan karna tidak tau harus berbuat apa. Walaupun  dilarang menggunakan media sosial. , anak-anak sering menjadi anggota jejaring sosial dengan berbohong mengenai usia mereka. Hal itu sangat bertentangan dengan ajaran islam. Allah telah menjelaskan dalam firman tentang mualamalah yang berbunyi :
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”. (Al-Hujurat 49:11)
Dengan demikian islam mengajarkan untuk menghargai dan menghormati sesama manusia, dan melarang untuk mengolok ngolok, menghina, merendahkan, dan memanggil dengan panggilan yang buruk. Dan hendaklah saling  mengingatkan diri kita untuk terus memperbaiki diri dalam setiap kesempatan, saling mengingatkan, dan berlomba-lomba menuju suatu kebaikan agar tidak termasuk dari orang yang dzalim. Seperti sabda rasullah yaitu: “ berlomba-lombalah kalian dalam kebaikkan”. Maka hendak memakai internet dengan sebagaimana seharusnya dan hendaklah digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat .
Serta hendaklah segera meminta maaf dan bertaubat apabila melakukan kesalahan, bersyukur dengan apa yang dimiliki, dan berusahalah untuk menjaga lisan dan perilaku dari perbuatan yang tercela. Walaupun kita berada didunia maya, bukan berarti kita bebas mencela, mengintimidasi, menjatuhkan orang lain. Kita sebagai umat islam harus selalu berkhusnudzon dan mencoba untuk berhati-hati dalam memberikan tanggapan atau komentar kepada orang lain. Karena sesungguhnya kita tetap saja berkomunikasi dengan manusia untuk itu etika, norma dan hukum akan selalu terikat dengan kita seperti didunia nyata.