Pendidikan memiliki arti pembelajaran pengetahuan yang penting bagi kehidupan manusia. Pendidikan ini sendiri mempunyai tujuan untuk menciptakan cita-cita yang diharapkan. Pendidikan merupakan kebutuhan utama yang dibutuhkan manusia. Manusia sudah diperkenalkan dengan pendidikan sejak sebelum bayi lahir seperti memainkan musik dan membacakan bayi dalam kandungan, diajarkan sampai mereka lahir dan dapat mendengar serta berbicara.[1] Pendidikan juga dapat diartikan suatu proses untuk mengubah sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan, proses, perbuatan dan cara mendidik.[2]

Maka dengan itu tidak asing lagi lagi bila anak-anak Indonesia yang tinggal di pedalaman misalnya, mereka sangat sulit untuk mendapatkan kehidupan yang layak seperti pada anak-anak pada umumnya. Mereka anak-anak yang berada di pedalaman sangat sulit untuk mendapatkan pendidikan sehingga mereka tidak bisa sepenuhnya mengikuti perkembangan dunia. Bahkan bukan hanya itu saja, mereka anak-anak yang jauh di pedalaman sana bahkan masih ada yang tidak mengenal alat komunikasi seperti telpon genggam misalnya serta masih banyak terjadinya buta huruf kepada masayrakat tersebut.

Ada hal yang sangat penting menjadi perhatian bagi kita yaitu, betapa sulitnya mereka mendapatkan pendidikan yang layak, faktanya semua mereka kesulitan menjangkau lokasi sekolah, karena harus berjalan kaki hingga perpuluh-puluh kilometer bahkan ada yang tidak memakai kaos kaki dan mengarungi sungai yang begitu deras hanya untuk menempuh pendidikan.

Kurangnya tenaga pengajar di pedalaman karena sulitnya mencari seorang pengajar. Padahal yang kita ketahui kualitas dari seseorang di ukur melalui beberapa jauh pendidikan yang dicapai karena kualitas seseorang lulusan SD misalnya, maka berbeda dengan kualitas seseorang sarjana. Maka dengan itu pendidikan sangat mempengaruhi kualitas dari seseorang anak pedalaman.[3]

Pendidikan juga merupakan salah satu cara untuk memajukan Negara dan bahkan salah satu fungsi pemerintahan adalah dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Baik itu berupa kesehatan maupun pendidikan. Adanya program penerapan wajib belajar baik itu dari umur 6 tahun merupakan salah satu bentuk pemahaman untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. karena yang kita ketahui bawasannya negara kita adalah negara yang berkembang maka sangat dibutuhkan yang namanya pendidikan yang tinggi supaya bisa untuk meningkat anak Indonesia. Adapun cara untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia terkhususnya di pedalaman:

1.      Sosialisasi

Dengan cara sosialisasi kepada masyarakat pedalaman misalnya. Apa tujuan dari sosialisasi ini ? tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan motivasi kepada masyarakat setempat. Dengan sosialisasi ini dapat menguatkan masyarakat untuk berfikir bahwa sekolah apalagi melanjutkan keperguruan yang lebih tinggi. Disinilah peran kita untuk bisa membangkitkan semangat mereka dalam mengejar cita-citanya.

2.      Donasi dana dari pemerintahan

Untuk menciptakan suatu daerah yang kurangnya pendidikan maka tentu memerlukan dana yang cukup besar bagi pemerintah dalam memperbaikinya, baik itu untuk membangun fasilitas-fasilita sekolah pedalaman dan biaya pendidikan untuk anak-anak yang kurang mampu. Sehingga apa bila ini sudah dipenuhi maka tidak ada alasan bagi masyarakat setempat untuk tidak bersekolah.

3.      Evaluasi kerja guru

Guru adalah salah satu pengaruh besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia. Janganlah menjadikan alasan suatu daerah yang terpencil sehingga guru yang dikirim ke desa tersebut menjadi sembarangan, justru malah sebaliknya untuk merubah segalanya maka perlu guru yang berkualitas. Supaya bisa untuk merubah pendidikan yang lebih baik lagi kedepannya.[4]

 


[1] www.slideshare.net

[2] Kamus Besar Bahasa Indonesia

[3] Indonesiana.tempo.co

[4] Ibid3